Kaki Online kaki Online: Membalas Kebencian Dengan Kasih Sayang

jom terjah entry minggu Ini

Friday, 6 April 2012

Membalas Kebencian Dengan Kasih Sayang




klik gambar

Membalas kebencian dengan kasih sayang membutuhkan kekuatan dan keikhlasan yang begitu besar karena mampu melewati semua luka dan derita sehingga bisa menjaga dan mempertahankan rumah tangganya, anak-anaknya dan suami untuk meraih keridhaan Allah. Itulah perjalanan seorang ibu, dalam penuturannya berawal dari sebuah kesuksesan yang diraih suaminya membuat hidup keluarga menjadi lebih baik. Anak-anak yang ke sekolah jalan kaki menjadi diantar pakai mobil. Rumah yang dulu panas kemudian ada pendingin. Kebutuhan hidup yang serba sulit menjadi tercukupi bahkan melimpah. 'Hidup kami bahagia..'tutur beliau. Dipuncak kariernya sang suami terlihat lebih sayang kepada keluarga. Sampai kemudian dikejutkan oleh kenyataan pahit datang tanpa disadarinya. Suaminya meninggalkan rumah dan mengaku telah lama menikah dengan perempuan lain. Hatinya hancur karena harus banting tulang untuk menghidupi anak-anaknya. 'Hanya pada Allahlah saya memohon dan berserah diri..' ungkap beliau. Sampai batas titik nadir Allah Subhanahu wa Ta'ala menguji dirinya. Dalam kondisi dengan hati terluka itulah beliau datang ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh dengan harapan mendapatkan keberkahan dari Allah sehingga membuka pintu hati suaminya.

Beberapa hari kemudian. Tiba-tiba suaminya datang kembali ke rumah bersama anak kecil dari istri mudanya. Suaminya bercerita bahwa istri mudanya telah meninggal dunia, usahanya mengalami kebangkrutan dan menjadi pengangguran. Dipeluk suaminya dengan tertumpah semua air matanya. Didekap erat tubuh suaminya, dia bersedih sekaligus gembira karena suaminya telah kembali. Air matanya tak terbendung. Seolah penderitaan yang dialami selama ini tak sebanding dengan penderitaan yang dialami oleh sang suami. "Rumah menjadi ramai karena anggota keluarga bertambah," kata beliau. 'Saya mengajarkan kepada anak-anak memaafkan, bukan melupakan tetapi membalas keburukan dengan kebaikan, membalas kebencian dengan kasih sayang karena begitulah Rasulullah mengajarkan kita, sampai akhirnya anak-anak saya menerima dengan baik' tutur sang Ibu terlihat wajahnya yang telah termakan usia. Setiap hari suaminya pergi mencari nafkah, berangkat pagi sampai pulang malam. Pada suatu hari suaminya sakit terkena bronchitis dan muntah darah. Sebulan ia merawat suaminya. Dielus dan dibelai rambut sang suami yang telah memutih dengan senyuman seorang istri membuatnya sembuh kembali.

"Saya membenci, marah dan kesal. Kasih Sayang Allah menyentuh hati saya agar saya bisa memaafkan, mengasihi dan menyayangi kepada orang-orang yang telah menyakiti hati saya bahkan tiada kenal lelah saya berdoa memohon kepada Allah agar saya dan anak-anak diberi kekuatan untuk bisa bersabar melewati ujian dan cobaan ini. Allah mengabulkan doa saya dan keluarga kami menjadi penuh kebahagaiaan." Ucap beliau dengan air mata yang bercucuran. Subhnallah.. - Barangsiapa bertaawakal kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.- (QS Ath-Thalaq 4).

---
Sahabatku, aminkan doa ini agar kita menjadi pemaaf & mampu menbalas kebencian dg kasih sayang "Ya Allah, jadikanlah kami pemaaf, yg mampu membalas keburukan dg kebaikan, membalas kebencian dg Kasih sayang agar kami bisa meneladani Rasulullah Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Salam. Ya Allah kabulkanlah doa kami"

Wassalam,
Muhamad Agus Syafii
(Dipetik dari laman Mukjizat dan Doa)

http://my.churpchurp.com/waldaxskema94/share/Agent77

Kalau Anda Suka Entry Ini Like dan Comment

3 comments:

  1. bagus entry ni.tersentuh

    ReplyDelete
  2. sgt2 sedih bila membacanya...ada hikmahnya kalau kita ikhlas memaafkan..

    ReplyDelete
  3. thanks saya >---<
    btul2 ad hkmahnya klo ikhlas maafkn org :D

    ReplyDelete

 
Copyright © . All Right Reserved by Mohd Syawal